Post Top Ad
Rabu, 21 September 2016
Sakit dan Pindah Agama, Wanita Iran tetap dipenjara
Maryam Naghash Zargaran, seorang wanita Iran yang dipenjara karena pindah agama menjadi Kristen harus menanggung penyakit jangka panjang yang dialaminya di sel penjara. Setelah sempat dirawat beberapa waktu di rumah sakit, dengan terpaksa dia kemudian diseret kembali ke penjara.
Melalui World Watch Monitor, Zargaran dikabarkan telah kembali ke sel penjara sejak Sabtu, 17 September 2016 lalu. Wanita yang divonis empat tahun penjara ini harus menahan sakit di bagian kaki dan masalah psikologi tanpa adanya persediaan perawatan kesehatan yang memadai di sel penjara. Sementara pihak Amnesty Internasional yang mengetahui hal ini menyebut tindakan itu sangat ‘kejam’.
Zargaran ditangkap pada Januari 2013 lalu saat dirinya masih bekerja di sebuah panti asuhan bersama pendeta Kristen Amerika, Saeed Abedini. Keduanya dipenjara dalam waktu yang bersamaan, namun Abedini sudah dibebaskan pada bulan Januari lalu. Sementara Zargaran masih harus menjalani masa tahanan lebih kurang satu tahun ke depan.
Kesehatan Zargaran semakin memburuk menyusul aksi mogok yang dilakukannya pada bulan Agustus silam. Namun aksi itu dihentikan sebagai bentuk permintaan dari keluarganya.
Menyusul penahanan Abedini dan Zargaran, pemerintah Iran juga terus gencar menahan orang-orang Kristen hingga saat ini. Pada bulan Agustus lalu, misalnya, lima orang Kristen ditangkap dan ditahan. Lembaga-lembaga sosial terus bergerak membela dan menyuarakan kebebasan terhadap mereka yang masih dalam penjara.
Sumber : Christiantoday.com
Tags
# Internasional

About Murid Sejati
Templatesyard is a blogger resources site is a provider of high quality blogger template with premium looking layout and robust design. The main mission of templatesyard is to provide the best quality blogger templates which are professionally designed and perfectlly seo optimized to deliver best result for your blog.
Newer Article
Penyesalan atau Pertobatan?
Older Article
Gereja-gereja Dibakar & Umat Kristen Makin Banyak Dianiaya Di Kuba
Label:
Internasional
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar